oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Gudeg adalah salah satu makanan tradisional di Indonesia yang terbuat dari nangka muda. Makanan berbahan dasar santan ini identik dengan warna coklat karena direbus bersama daun jati. Tampilan tersebut membuat gudeg dikenal sebagai makanan tradisional khas Jogja...
oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Gendar pecel adalah makanan tradisional populer dari Salatiga, Boyolali dan Solo, Jawa tengah. Gendar pecel terdiri dari berbagai macam sayuran hijau yang ditambah saus kacang dan gendar. Layaknya pecel pada umumnya yang kita temukan di warung pinggir jalan....
oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Masyarakat Jawa Tengah menyukai makanan yang manis-manis. Di Soli ada pencuci mulut terbuat dari pisang, yang disebut carang gesing. Makanan tradisional ini mungkin belum banyak diketahui orang-orang, sebab carang gesing punya banyak nama di berbagai wilayah. Warga...
oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Jalan-jalan di solo belum lengkap tanpa mencicipi kulinernya. Selain dikenal sebagai kota budaya, Solo juga terkenal akan makanan-makanan tradisionalnya. Salahs atunya adalah Brambang Asem. Brambang asem adalah makanan tradisional dari Solo yang cita rasanya terjaga...
oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Salah satu makanan tradisional yang masih eksis hingga sekarang ialah botok. Botok atau Bothok dalam bahasa jawa adalah makanan tradisional terbuat dari parutan kelapa bekas diperas santannya. Awalnya, botok dari parutan kelapa dimasak agar nutrisi dari bekas parutan...
oleh javanologi | Okt 18, 2022 | #Berita, #JavanologiExplore, #Kuliner
Mendengar nama balung kethek bagi orang awam tentunya akan menimbulkan tanda tanya apakah makanan khas Jawa satu ini benar benar terbuat dari tulang monyet?. Tenang, nama dari makanan ini hanyalah kiasan untuk menggambarkan bentuk dan teksturnya yang keras mirip...