Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi, Universitas Sebelas Maret menerima kunjungan Drs. W. Pandapotan Rambe, M.Si dan Keluarga Ibu Waldjinah yang diwakili oleh Bapak Bambang Heri S. dan Ibu Menil Ester Wulandari pada hari Rabu, 26 Januari 2021 pukul 13.30 WIB. Kunjungannya ke PUI Javanologi diterima langsung oleh Prof. Sahid Teguh Widodo, S.S. M.Hum., Ph.DĀ  (Ketua PUI javanologi UNS), Dr. Basuki Sumartono, M.Sn., Dr. Dewi Retno Sari Saputro, S.Si., M.Kom., Ibu Apika Nurani Sulistyati, M.Sn. beserta staff dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Adapun maksud dari kunjungan ini merupakan silaturahmi sekaligus membedah Batik Walang Kekek yang dimiliki oleh Maestro Keroncong, Ibu Waldjinah.

Acara dimulai dengan perkenalan kemudian dilanjutkan denganĀ  ramah – tamah. Dalam kunjungan ini, Ibu Menil Ester menceritakan bahwa Batik Walang Kekek hadir tidak secara tiba-tiba, hal ini dilatar belakangi atas penghargaan dari pemerintah melalui Presiden Ir. Joko Widodo pada tahun 2016 yang meminta Ibu Waldjinah untuk terus menjaga pelestarian budaya. Seperti yang kita tahu, Ibu Waldjinah merupakan citra Indonesia seutuhnya yang diungkapkan melalui langgam keroncong, cara berbusana perempuan Indonesia dan kain batik yang dikenakan. Batik Walang Kekek merupakan batik lungsuran (warisan) dari budhenya, karena dari gemarnya Ibu Waldjinah merawat kertas berbentuk pola-pola motif batik sejak tahun 1900an yang coraknya berbeda dengan baitk lainnya. Coraknya menggabungkan alkulturasi budaya Indonesia, Eropa, jepang, Cina dan Thailand.