Kuliner Jawa: Wingko Babat
Wingko babat adalah jajanan tradisional khas kabupaten Lamongan. Wingko babat dibuat dari bahan dasar kelapa, gula, dan tepung ketan yang selanjutnya dicampur dan dimasak dengan cara dipanggang. Wingko babat memiliki daya simpan dari 1-7 hari, tergantung dari takaran bahan yang digunakan. Bentuk dari makanan ini biasanya bundar dan disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong menjadi kecil-kecil.
Makanan ini membawa pengaruh yang sangat baik untuk rakyat di Babat, Lamongan, Jawa Timur. Dengan membuat pertumbuhan ekonomi para rakyat semakin baik dengan berdirinya banyak perusahaan yang memperkerjakan banyak masyarakat disana. Wingko yang terkenal di Indonesia adalah wingko yang diproduksi oleh kota Semarang. Meski demikian asal usul pertama kali wingko babat dibuat adalah di Lamongan. Kota Semarang telah menjadi tempat kuliner makanan khas Wingko sejak tahun 1946 setahun setelah kemerdekan.
Selain menjadi makanan khas daerah wingko babat juga dapat digunakan dalam acara pernikahan, ulang tahun, hajatan dan kegiatan lainya yang berkaitan dengan tradisi Jawa. Makanan ini memiliki cita rasa yang nikmat dan khas. Banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan makanan ini sebagai salah satu bisnis yang diandalkan untuk meningkatkan perekonomian mereka.