Rengginang
Halo sahabat Javanologi,
sudah pernah dengar belum kuliner khas dari Indonesia yang satu ini. Namanya adalah Rengginang, Sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari Beras ketan yang dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari, lalu digoreng panas dalam minyak goreng. Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, Rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran ketannya masih tampak. Makanan ini merupakan kuliner tradisional yang telah eksis sejak puluhan tahun lalu di Jawa. Dahulu rengginang banyak dijumpai sebagai konsumsi wajib di acara hajatan, Tidak ada literatur yang mencatat sejak kapan rengginang dibuat. Ada yang menyebutkan bahwa pada awalnya rengginang dibuat dari sisa tape ketan. Setelah dirasa enak akhirnya rengginang dibuat sebagai makanan tersendiri dan tidak lagi dari bahan sisa.
Rengginang juga ada yang menggunakan beras ketan hitam. Rengginang harus menggunakan beras ketan bukan beras biasa, jika menggunakan nasi sisa yang dikeringkan, maka biasa disebut intip. Di Jawa Tengah, dikenal intip goreng, yakni kerak nasi atau sisa menanak yang melekat pada dandang lalu dikeringkan dan digoreng. Perbedaan antara intip goreng dan rengginang hanyalah pada ukurannya. Intip berukuran lebih besar daripada rangginang karena dicetak dari dasar dandang atau periuk penanak nasi. Di beberapa tempat Jawa Barat, dikenal pula penganan mirip rengginang, tetapi dengan bahan dasar singkong atau gaplek, yang disebut renggining. Di Jawa Timur, selain rengginang terasi, varian yang cukup dikenal adalah rengginang lorjuk, dimana terdapat lorjuk di tengah rengginang. Lorjuk adalah jenis kerang yang bentuknya memanjang sekitar dua hingga tiga inch dan menyerupai pisau. Tidak semua pantai memiliki lorjuk, akan tetapi di Pamekasan, Madura, jenis kerang ini mudah ditemui dikarenakan jenis pantainya yang datar dan landau.
Tadi bahan utama untuk membuat rengginang adalah beras ketan atau nasi, sahabat pasti juga ada bahan pelengkap untuk membuat makanan Rengginang pada umumnya dibuat dengan ditambahkan bumbu penyedap atau pemanis yang asin, biasanya diberi bumbu terasi ada juga yang menggunakan kencur, sedangkan yang manis dibumbui dengan gula kawung atau gula merah,Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis. Ada jenis rengginang yang diberi rasa dengan udang, terasi, atau kerang. Di era yang modern seperti ini makanan rengginang yang umumnya ada pada acara hajatan sekarang tumbuh perkembang dengan tangan anak muda kreatif yang membuat rengginang ini dengan berbagai varian rasa masa kini. Dengan bantuan internet dan kamera handphone sekarang bisa menaikan nilai jual Rengginang ini di seluruh Indonesia. Gimana sahabat Javanologi tertarik membuat nya sendiri atau langsung beli online saja? Terima kasih sampai jumpa di kuliner Javanologi berikutnya.
Penulis :
Azhar Kamal
