Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Senin (10/08/2026) bertempat di Gedung PUI Javanologi UNS. Kunjungan akademik ini dilaksanakan secara khusus dalam rangka pengumpulan data ilmiah melalui wawancara penelitian terkait kajian onomastic (ilmu asal-usul dan makna penamaan) yang terkandung dalam naskah Serat Centhini. Rombongan peneliti BRIN diterima secara langsung oleh Kepala PUI Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D., yang juga merupakan Guru Besar pakar bidang Onomastik.

Sesi wawancara penelitian berlangsung secara interaktif dan mendalam dengan berfokus pada analisis struktur toponimi, antroponimi, serta penelusuran filosofi penamaan tokoh dan tempat dalam Serat Centhini. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sahid Teguh Widodo memberikan penjelasan kepakaran mengenai metodologi penerapan analisis onomastik untuk membedah konstelasi sosial dan nilai-nilai kebudayaan Jawa yang tersirat dalam teks kuno tersebut. Diskusi berbasis wawancara ini berhasil menggali perspektif akademis baru yang memperkaya pemahaman linguistik dan sejarah kebudayaan bagi kedua belah pihak.

Kegiatan riset kolaboratif ini menjadi wujud nyata komitmen PUI Javanologi UNS dalam memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan riset kebudayaan yang mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Keterlibatan ini mencakup SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan wawasan akademis dan keilmuan bereputasi, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam upaya perlindungan serta pelestarian warisan budaya takbenda, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi riset antara institusi perguruan tinggi dan lembaga riset nasional demi mengukuhkan posisi UNS sebagai universitas berkelas dunia.