Surakarta – Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi menerima hibah koleksi dokumentasi arsitektur berharga dari pakar teori arsitektur internasional, Prof. Robert Cowherd, Ph.D. Penyerahan koleksi tersebut dilakukan dalam kunjungan resmi beliau ke kantor PUI Javanologi UNS, didampingi oleh Prof. Ir. Ofita Purwani, S.T., M.T., Ph.D.

Prof. Robert Cowherd, Ph.D., merupakan akademisi dan pakar teori arsitektur terkemuka yang saat ini menjabat sebagai profesor di Wentworth Institute of Technology, Boston, Amerika Serikat. Ia meraih gelar doktor dalam bidang Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Fokus risetnya mencakup sejarah urban global dan arsitektur di kawasan Asia Tenggara serta Amerika Latin, dengan perhatian khusus pada relasi antara bentuk fisik perkotaan, dinamika kekuasaan politik, dan identitas sosial-budaya. Kontribusinya bagi perkembangan arsitektur di Indonesia terbilang signifikan, baik melalui penelitian kritis maupun program pertukaran akademik. Pada tahun 2026, ia juga mengabdi sebagai Fulbright Specialist di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan peran dalam pengembangan kurikulum serta penyampaian kuliah umum terkait sejarah dan teori desain. Karya-karyanya antara lain mencakup kajian dekolonisasi material bambu, analisis sejarah segregasi ruang di Batavia (Jakarta), serta penelitian mengenai pembangunan berbasis komunitas di kampung-kampung Indonesia, termasuk di wilayah terdampak tsunami Aceh dan kawasan Solo.

Koleksi yang dihibahkan mencakup dokumentasi autentik berupa foto-foto lapangan dan denah arsitektur yang dihasilkan Prof. Cowherd saat menetap dan berkarya di Kota Solo pada era 1990-an. Arsip ini merekam secara visual dan teknis dinamika perkembangan arsitektur serta tata ruang Kota Solo pada masa tersebut, sehingga memiliki nilai historis yang tinggi dalam konteks pelestarian lanskap budaya urban Jawa.

Kepala PUI Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Prof. Cowherd kepada UNS. Ia menegaskan bahwa PUI Javanologi berkomitmen untuk segera melakukan proses digitalisasi terhadap seluruh dokumen yang diterima, guna memastikan aksesibilitas yang lebih luas bagi peneliti, mahasiswa, dan masyarakat. Digitalisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi upaya pelestarian arsip, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan data sebagai rujukan akademik dan pengembangan keilmuan di bidang arsitektur serta kebudayaan Jawa di masa mendatang.

Melalui hibah ini, PUI Javanologi UNS memperkuat perannya sebagai pusat pengelolaan dan pengembangan pengetahuan berbasis budaya, sekaligus mendorong pemanfaatan arsip sebagai sumber pembelajaran dan inovasi yang berkelanjutan.