Cianjur, 28–29 November 2025 — Pusat Unggulan Iptek Javanologi Universitas Sebelas Maret (PUI Javanologi UNS) berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 di kawasan UG Technopark Cianjur bersama Universitas Gunadarma, IPB University, Elshinta Network, BPDAS Citarum–Ciliwung, serta Kapokja Persemaian Rumpin Kementerian Kehutanan. Selama dua hari, kawasan riset seluas 63 hektare tersebut menghadirkan agenda inovasi pertanian, konservasi lingkungan, edukasi publik, serta peluncuran fasilitas unggulan baru.

Kontribusi PUI Javanologi UNS untuk Konservasi Pohon Langka

Dalam kegiatan ini, Prof. Sahid Teguh Widodo, M. Hum., Ph.D., Kepala PUI Javanologi UNS, turut menanam Pohon Jampinang (Hopea sangal), sebuah pohon langka Indonesia yang menjadi indikator kesehatan hutan hujan tropis dan dikenal mampu tumbuh hingga 40–50 meter. Jampinang yang ditanam berasal dari lereng Gunung Arjuno, Pasuruan, sebagai bagian dari upaya pelestarian flora Nusantara yang kian jarang ditemukan. Selain Jampinang, turut dilakukan penanaman beberapa pohon langka lain seperti Menteng, Jamblang, dan Tabebuya, memperkuat komitmen konservasi dan keberlanjutan lingkungan.

Inovasi Pertanian dan Peresmian Zona Edukasi Lingkungan

Rangkaian kegiatan di UG Technopark diawali dengan panen Cabai Margi IPB, varietas habanero super pedas hasil inovasi Prof. Dr. Muhamad Syukur dan tim IPB University. Peserta juga menanam Cabai Neno TAVI IPB, varietas cabai keriting tahan virus yang produktif di musim hujan dan tetap pedas meski dalam kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, Universitas Gunadarma meresmikan dua zona baru, yakni ORCHEST (Orchid Forest) sebagai kawasan edukasi dan konservasi anggrek, serta FLOPPY (Flower Power for Therapy) sebagai ruang terapi berbasis tanaman berbunga. Peresmian tersebut dilanjutkan dengan penanaman anggrek sebagai simbol penguatan riset konservasi flora.

Penguatan Riset Nasional dan Penganugerahan Semakin Hijau

Sebagai bagian dari agenda strategis, Universitas Gunadarma meluncurkan dua Pusat Unggulan IPTEKS baru, yaitu UG–NEOGRID (New and Renewable Energy Power Grid) dan UG–START (Smart and Sustainable Agricultural Technology). Keduanya diharapkan menjadi motor pengembangan riset energi terbarukan serta teknologi pertanian berkelanjutan. Rangkaian acara ditutup dengan penganugerahan “Semakin Hijau: Plant Trees for Life” oleh Elshinta Network sebagai apresiasi atas komitmen institusi dan mitra dalam mendorong gerakan penghijauan nasional.

Dengan perpaduan antara inovasi, edukasi, dan konservasi, partisipasi PUI Javanologi UNS dalam perayaan ini menegaskan tekad untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mewariskan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. “Mari terus menanam harapan untuk masa depan.”