Surakarta, 20 November 2025 — Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan studi banding dari Pusat Unggulan Inkubator Bisnis dan Hilirisasi Hasil Riset, LPPM Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan wawasan dan penguatan kelembagaan, khususnya terkait pengelolaan inkubasi bisnis, hilirisasi riset, serta pengembangan Pusat Unggulan Iptek di lingkungan perguruan tinggi.

Kunjungan diterima langsung oleh Prof. Sahid Teguh Widodo, S.S., M.Hum., Ph.D., Kepala PUI Javanologi UNS, di Gedung PUI Javanologi UNS, Surakarta. Dalam sambutannya, Prof. Sahid memaparkan profil PUI Javanologi UNS secara komprehensif, meliputi struktur dan anggota peneliti, bidang-bidang kajian strategis, program unggulan yang telah berjalan, serta gambaran mengenai proses pengajuan dan pembentukan PUI.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan fokus utama pada sharing experience mengenai perjalanan PUI Javanologi sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi pusat unggulan yang aktif dalam pelestarian, pengembangan, dan pemberdayaan budaya Jawa melalui penelitian, publikasi, program edukasi, serta kemitraan nasional dan internasional. Tim LPPM UPGRIS turut menyampaikan ketertarikan mereka terhadap model pengelolaan, keberlanjutan program, serta strategi hilirisasi riset yang diterapkan oleh PUI Javanologi.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih lanjut serta memperkuat jejaring antar lembaga penelitian dan pusat unggulan di Indonesia. UPGRIS menilai kunjungan ini sebagai langkah penting dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan mereka, terutama dalam pengelolaan pusat unggulan yang inovatif dan berkelanjutan.

PUI Javanologi UNS terus berkomitmen menjadi pusat unggulan dalam kajian budaya Jawa, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya nasional.