Surakarta, 27 Agustus 2025 — Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) menutup rangkaian program Discover Indonesia Better dengan kelas budaya terakhir, yaitu pengenalan busana Jawa dan iket Jawa, pada Rabu (21/8) di PUI Javanologi UNS. Kegiatan ini diikuti oleh delapan mahasiswa Kokushikan University, Jepang, yang telah mengikuti program selama empat minggu di Kota Solo.

Dalam kelas ini, para mahasiswa diperkenalkan pada kekayaan wastra dan tata busana Jawa. Mahasiswa pria didandani dengan atribut lengkap berupa blangkon, beskap, epek timang, keris, kain jarik batik, dan selop. Sementara itu, mahasiswa wanita mengenakan sanggul, kebaya, dan kain jarik batik. Penampilan mereka memancarkan kesan anggun dan gagah, menampilkan keindahan busana tradisional Jawa yang sarat makna filosofi.

Selain mengenakan busana tradisional, para peserta juga diajarkan cara membuat dan memakai iket Jawa dari selembar kain. Dengan teliti, mentor menunjukkan langkah-langkah pelipatan hingga iket terbentuk rapi sesuai gaya Jawa. Para mahasiswa pun mencoba secara mandiri, menambah keceriaan suasana dengan tawa dan antusiasme ketika hasil iket mereka mulai terbentuk.

“Kegiatan ini menjadi penutup yang manis, karena mahasiswa tidak hanya mengenal busana Jawa dari sisi estetika, tetapi juga mempraktikkan langsung cara mengenakan iket sebagai simbol identitas,” ujar salah satu mentor kelas busana.

Kelas busana dan iket Jawa ini melengkapi rangkaian pembelajaran budaya yang sebelumnya meliputi kelas membatik dan kelas karawitan. Selama empat minggu di PUI Javanologi UNS, para mahasiswa Kokushikan University mendapatkan pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka terhadap budaya Jawa sekaligus mempererat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang.