Dalam rangka memperkuat jejaring pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional, Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan sembilan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Penandatanganan ini dilaksanakan di sela-sela rangkaian acara UNS Jawametrik dan Javanese Cultural Awards 2025 yang berlangsung di Kampus UNS Surakarta, Selasa, 3 Juni 2025.
Sembilan universitas mitra yang turut menandatangani perjanjian kerja sama ini adalah: Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Indonesia, Institut Seni Indonesia Surakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas PGRI Semarang, dan Universitas Diponegoro. Kerja sama ini mencakup bidang penelitian, pengembangan kurikulum kebudayaan, program pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan kegiatan ilmiah dan kebudayaan bersama.
Wakil Rektor UNS bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., yang turut hadir dalam prosesi penandatanganan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengonsolidasikan potensi kebudayaan antarlembaga pendidikan tinggi. Menurutnya, kerja sama ini dapat menjadi motor penggerak dalam menjawab tantangan pelestarian budaya di era globalisasi, dengan menjadikan universitas sebagai pusat inovasi kebudayaan yang relevan dan adaptif.
Kepala PUI Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D., menekankan bahwa kemitraan ini akan memperluas dampak program-program strategis yang telah dikembangkan oleh Javanologi UNS. Ia menambahkan bahwa melalui kolaborasi ini, akan terbuka ruang sinergi antardisiplin ilmu dalam membangun ekosistem budaya yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.