Tengkleng Solo

Berbicara tentang kuliner khas Solo, belakangan ini Tengkleng mulai dikenal seiring dengan maraknya kanal-kanal santapan kuliner yang beredar di Internet. Dilihat dari luarnya, Tengkleng terlihat hanya seperti setumpukan tulang-tulang kambing dengan kuah gulai. Faktanya, menikmati Tengkleng khas Solo ini memang biasa dilakukan dengan cara dibrakoti atau menggigit daging langsung dari tulangnya. Ada dua macam Tengkleng yang umum dijual di Solo, yaitu Tengkleng Kuah dan Tengkleng Rica. Tengkleng kuah memiliki rasa yang cenderung segar, sementara Tengkleng rica memiliki rasa manis dan pedas.

Foto: kompas.com

Pada masa penjajahan, makanan yang berbahan daging hanyalah diperuntukkan kepada bangsawan dan priyayi. Dari daging yang digunakan sebagai bahan makanan, banyak sisa-sisa tulang dan jerohan kambing yang terbuang. Dari sinilah orang-orang Solo pada masa itu memiliki ide untuk memasak “limbah” kambing tersebut agar dapat dinikmati masyarakat. Nama Tengkleng sendiri berasal dari suara tulang-tulang yang saat ditaruh di piring mengeluarkan bunyi kleng-kleng-kleng.

Foto: madyangbozz

Apabila anda menyukai konten-konten kami, kunjungi laman Instagram kami dan bagikan konten kami kepada teman-teman anda.