Ritual Kalahayu diawali dengan kirab atau mengarak sesaji yang dibentuk menyerupai gunungan terbuat dari bermacam-macam jenis hasil bumi, seperti buah, kacang, padi, pala kependhem, rempah-rempah, dan sebagainya. Jika melihat ritual ini, kamu seolah dibawa ke zaman lalu karena pembawa sesaji bakal mengenakan kostum laiknya empu zaman kuno.
Setelah gunungan selesai diarak, prosesi selanjutnya adalah menggelar Adeng-adeng. Ini adalah sebuah ritual dimana masyarakat berkumpul dan membuat suara lewat kentongan atau lesung yang dipukul. Dalam istilah Jawa kegiatan ini disebut dengan Klothekan.
Seiring berjalannya waktu, ritual kalahayu mulai mendapat sentuhan-sentuhan seni agar semakin menarik. Dalam ritual ini biasanya akan diisi juga dengan pementasan tarian, pertunjukkan wayang tandur dan pembuatan keris Kyai Singkir Plastik.