Tari Langendriyan

Langendriyan merupakan Kesenian Opera Asli Jawa. Sebuah seni drama tari khas Jawa yang berakar dari Pura Mangkunegaran Surakarta. Langendriyan berasal dari kata langen yang artinya hiburan, dan driya artinya hati. Jadi Langendriyan dapat diartikan sebagai tarian hati. Langendriyan dipentaskan dengan menggabungkan seni tari, drama, musik, narasi, gerak dan ekspresi. Berbeda dengan wayang orang, yang pada umumnya menggunakan dialog antawacana (percakapan biasa) dan kadang-kadang ada sedikit tembangnya, Langendriyan semua dialognya menggunakan tembang Macapat. (sumber: pariwisatasolo.surakarta.go.id)

Salah satu ciri Langendriyan adalah tari yang dipentaskan tidak dilakukan dengan berdiri utuh, tetapi juga dengan berjongkok dan sesekali berlutut. Tak heran, peraga Langendriyan harus memiliki stamina dan fisik yang sangat kuat untuk dapat mementaskannya. Gerakan tari yang lembut tetapi atraktif membuat Langendriyan tak mudah dilakukan. Gerakan gemulai bisa berganti menjadi atraktif dengan cepat, sementara alunan tembang terus mengalir dari mulut para penari saat mereka bergerak.

Apabila anda menyukai konten-konten kami, kunjungi laman Instagram kami dan bagikan konten kami kepada teman-teman anda.