Selat Solo

Selat Solo merupakan salah satu makanan khas Kota Solo, merupakan jenis makanan yang dipengaruhi oleh cuisine barat dengan cita rasa lokal. Asal selat solo diadaptasi dari western slaad, terdiri dari potongan daging sapi, buncis rebus, kentang, wortel, telur dan saus mayonais kemudian disiram dengan kuah kecap. Orang Belanda menyebut salad dengan slachtje. Sulitnya lidah orang Jawa untuk melafalkannya, akhirnya mereka menyebut hidangan ini dengan selat. Rasa manis dan gurih membuat makanan ini juga disebut sebagai bistik jawa.

Ada beberapa jenis selat yang umum dijajakan di Solo. Pada umumnya, yang membedakan varian selat satu dengan yang lainnya adalah topping proteinnya. Ada Selat Galantin yang menggunakan galantin atau olahan daging giling berbentuk patty daging sebagai topping. Lalu ada juga Selat daging yang menggunakan daging utuh seperti iga atau daging cacah/giling. Untuk sayuran pelengkap yang digunakan tetap sama, seperti wortel, mentimun, buncis, kentang, dan selada. Kuah yang digunakan juga kuah manis gurih khas Selat Solo. Selat cukup banyak tersedia di restoran Jawa di Solo, namun warga solo umumnya mendatangi tempat yang memang spesifik menjual Selat Solo.

If you like this content, visit our Instagram page and share our uploads with your friends.