Apa jadinya jika kita hidup dalam bermasyarakat tanpa menanamkan nilai-nilai pepatah leluhur kita sendiri? Mungkin kita akan hidup dalam kegelapan tanpa mendapatkan manfaat apapun. Tentunya kita juga harus menanamkan keyakinan dalam memahami peribahasa yang diajarkan oleh leluhur kita. Tanpa semua itu kita hanya akan membebankan pekerjaan tanpa mendapatkan suatu manfaat. Dalam kebudayaan Jawa, ada sebuah pepatah yang membahas tentang hal tersebut. Ngajari Bebek Nglangi atau dalam bahasa Indonesia Mengajari Bebek untuk Berenang.

   Apakah Sahabat Javanologi tau arti dari pepatah tersebut? Pepatah ngajari bebek nglangi memiliki arti pegawean sing ora ana paedahe atau dalam bahasa Indonesia berarti pekerjaan yang tidak memiliki manfaat. Dalam kata lain, kita telah berusaha semaksimal mungkin tanpa memberikan manfaat apapun atau berakhir sia-sia. Contohnya apabila kita menasehati orang yang sudah pandai, mungkin kita tidak akan didengar dan akhirnya berakhir sia-sia, ibarat mengajari bebek untuk berenang, padahal bebek sudah pandai dalam berenang

IMG_8348

   Apabila berbicara tentang realistis, tentunya kita sebagai manusia mengharapkan hubungan timbal-balik dari orang lain. Apabila kita memberi sesuatu kita juga pasti mengharapkan sesuatu baik itu materi, maupun sekedar ucapan syukur dan terima kasih. Kita pasti akan kecewa apabila telah mengerahkan seluruh yang kita punya tapi sebaliknya kita tidak mendapatkan apapun. Pepatah ngajari bebek nglangi inilah yang menjadi jawaban untuk usaha kita. Janganlah kita mengorbankan usaha kita tanpa tahu apa yang akan kita dapatkan.

Author: David Aria Wijaya