SURABAYA — Kepala Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D., hadir sebagai narasumber utama dalam Seminar Nasional Budaya Keunesaan dan Bedah Buku berjudul “UNESA Bergerak untuk Generasi Emas 2045: Membumikan Nilai Budaya Keunesaan”. Kegiatan yang diprakarsai oleh Senat Akademik Universitas (SAU) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini diselenggarakan di Auditorium Rektorat Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, akademisi, pakar kebudayaan, serta ratusan mahasiswa yang antusias mendalami penguatan jatidiri kebangsaan di lingkungan kampus.

Dalam pemaparan bertema “Tri Citta Dharma Laksita”, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D. menegaskan pentingnya mentransformasikan nilai-nilai budaya dari sekadar kewajiban eksternal menjadi kehendak internal yang menjiwai Tridarma Perguruan Tinggi. Beliau mengingatkan bahwa tanpa kearifan lokal yang kuat, kesadaran budaya hanya akan menjadi verbalisme kata-kata, sementara pesatnya inovasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) berisiko menjadi teater sepi tanpa dampak kemanusiaan yang nyata. Oleh karena itu, pengintegrasian nilai-nilai budaya luhur secara konsisten ke dalam kurikulum dan ekosistem riset menjadi kunci utama agar perguruan tinggi mampu melahirkan lulusan berkarakter tangguh yang siap menyongsong Generasi Emas 2045.

Kehadiran PUI Javanologi UNS dalam forum ilmiah ini menegaskan komitmen nyata Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam memperluas jejaring kemitraan strategis antarperguruan tinggi demi pemajuan kebudayaan nasional. Langkah kolaboratif ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan berbasis karakter dan kebudayaan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi kelembagaan dalam pemajuan ipteks berbasis kearifan lokal. Melalui kegiatan ini, UNS terus memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi terkemuka yang unggul dalam riset kebudayaan dan berdampak positif bagi masyarakat.