Program Kelas Aksara dan Bahasa Jawa yang diselenggarakan oleh PUI Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin, 16 Maret 2026, merupakan bagian dari upaya internasionalisasi budaya yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa internasional UNS yang berasal dari Uzbekistan, Tanzania, Kenya, Ethiopia, Uganda, dan Zimbabwe sebagai bentuk penguatan pemahaman lintas budaya melalui pendidikan bahasa dan aksara tradisional.

Kelas ini menghadirkan Dr. Rahmat, S.S., M.A., dosen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jawa FKIP UNS sekaligus Tim Pelaksana Akselerasi Pengembangan Javanologi, sebagai pengajar. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan aksara Jawa, mulai dari pelafalan hingga teknik penulisan. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran, terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam mencoba menulis berbagai hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti nama negara, nama kota, hingga nama anggota keluarga menggunakan aksara Jawa.

Sebagai penutup kegiatan, kelas diakhiri dengan permainan edukatif berupa penyusunan urutan aksara Jawa yang semakin menambah semangat dan keterlibatan peserta. Melalui program ini, PUI Javanologi UNS terus berkomitmen memperluas jangkauan budaya Jawa ke tingkat global. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menjadi media diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan kekayaan tradisi Jawa kepada audiens internasional serta memperkuat posisi UNS sebagai pusat rujukan studi Javanologi dunia.