Eits, jangan salah! Banyak yang mengira makaroni hanya dapat dimasak dengan style Eropa. Namun, ternyata makaroni juga bisa dinikmati dalam versi yang sudah dilokalkan!
Setup makaroni adalah hidangan berupa makaroni rebus yang dipadukan dengan kuah kaldu ayam dan susu. Teksturnya creamy dengan cita rasa yang gurih, dan biasanya ditambahkan topping seperti keju.
Hidangan berkuah gurih asal Kota Solo ini diadaptasi dari istilah bahasa Belanda stoof macaroni, yang berarti makaroni rebus. Kuahnya sendiri dapat dibuat dari campuran kaldu ayam, susu, santan, bahkan keju.
Untuk menambah cita rasanya, setup makaroni menggunakan berbagai bumbu seperti bawang, lada, pala, dan daun salam.
Asal-usul Nama “Setup Makaroni”
Nama setup berasal dari kata stoof atau stoven dalam bahasa Belanda yang merujuk pada teknik memasak secara perlahan (stewing/braising) dengan sedikit kuah atau kaldu.
Setup makaroni merupakan salah satu kuliner yang mendapat pengaruh dari masakan Belanda pada masa kolonial. Makaroni yang dikenal sebagai bagian dari hidangan Eropa kemudian diolah kembali dengan cara yang berbeda, yaitu direbus dan disajikan dengan kuah kaldu ayam serta susu.
Kuliner ini kemudian berkembang di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran. Melalui interaksi antara lingkungan keraton dengan budaya Eropa, resep-resep yang dibawa dari luar kemudian disesuaikan dengan bahan-bahan yang tersedia serta cita rasa masyarakat Solo.
Dari sinilah setup makaroni tidak lagi sekadar menjadi hidangan bergaya Eropa, tetapi berkembang menjadi salah satu bagian dari kuliner khas Solo.
Karakteristik dan Perkembangan melalui Akulturasi Rasa
Jika hidangan Eropa seperti macaroni schotel cenderung padat dan dipanggang, setup makaroni khas Solo justru diadaptasi menjadi hidangan berkuah yang hangat.
Masyarakat Solo mengolah makaroni dengan kuah yang lebih ringan, menggunakan campuran kaldu ayam dan susu, serta berbagai rempah lokal seperti pala, merica, dan bawang putih. Perpaduan tersebut menghasilkan kuah dengan cita rasa gurih, creamy, dan harum rempah yang menjadi karakter khas setup makaroni Solo.
Dan penggunaan rempah lokal, yang berasal dari kuah kaldu ayam dicampur dengan susu cair atau pengental (seperti kocokan telur), lalu diberi bumbu pala, merica, dan bawang putih yang kuat agar aromanya lebih sedap dan tidak terlalu bikin enek (neg).
Berbeda dengan setup makaroni biasanya, untuk di Kota Solo, memiliki cita rasa yang khas tersendiri dari kuah yang gurih, isiannya, hingga sajiannya yang selalu hangat.
Popularitasnya bahkan membuat setup makaroni hadir dalam berbagai jamuan penting. Hidangan ini pernah disajikan kepada para tamu negara dalam acara G20 di Solo, serta masih sering ditemukan dalam acara pernikahan masyarakat Solo.
Tak hanya acara negara saja, setup makaroni juga sering dihidangkan di acara pernikahan masyarakat Solo.
Sumber:
https://food.detik.com/info-kuliner/d-6715944/setup-makaroni-kuliner-solo-yang-jadi-favorit-kaum-bangsawan
https://www.idntimes.com/food/diet/3-fakta-setup-makaroni-sup-makaroni-khas-solo-yang-gurih-dan-creamy-01-qj8yh-jz9577
https://mojok.co/terminal/setup-makaroni-kuliner-khas-solo-tapi-orang-solo-nggak-tahu/
https://style.tribunnews.com/life/372437/bukan-sup-biasa-ini-rahasia-gurihnya-setup-makaroni-khas-solo-yang-hangat-di-lidah-dan-legendaris
