Selat Solo sering disebut sebagai “Bistik Jawa”. Kenapa? Karena hidangan ini merupakan perpaduan antara sajiaan daging ala dengan cita rasa lokal.

Istilah “selat” dikaitkan dengan kata slachtje, yakni merujuk pada “salad”. Sementara “bistik” berasal dari bahasa Belanda yakni “biefstuk” atau yang berarti “steak”.