Di sebelah selatan Pura Mangkunegaran, terdapat sebuah pasar antik yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan para wisatawan yang datang ke Kota Solo, Pasar Triwindu namanya. Pasar ini adalah pasar spesialis barang-barang antik, cinderamata, dan klithikan (barang bekas).
Pasar ini juga memiliki sejarah yang menarik lho, Sahabat Javanologi. Semula adalah kandang kuda milik mangkunegaran, pada tahun 1939 tempat ini disulap menjadi Pasar dan dihadiahkan kepada KGPAA Mangkunegaran VII oleh sang putri, Gusti Noeroel Kamaril. Hadiah ini diberikan pada momen 24 tahun masa pemerintahan Mangkunegara VII, maka dari itu Pasar ini dinamakan Triwindu (Tri=3, Windu=8 tahun). Perayaan tiga windu masa pemerintahan Mangkunegara VII ini juga dihadiri oleh Ratu Wilhelmina dari Belanda.
(Sumber: puromangkunegaran.com)